Langsung ke konten utama

Dampak warna terhadap emosi anak

Dampak warna terhadap emosi anak - Hallo sahabat Informasi Seputar Ibu Hamil Dan Menyusui, Pada sharing Informasi Seputar Ibu Hamil Dan Menyusui kali ini yang berjudul Dampak warna terhadap emosi anak, mudah-mudahan isi postingan IBU HAMIL DAN MENYUSUI yang saya tulis ini dapat anda pahami. okelah, ini dia Informasi Seputar Ibu Hamil Dan Menyusui.

: Dampak warna terhadap emosi anak
: Dampak warna terhadap emosi anak

lihat juga


Dampak warna terhadap emosi anak - Hallo sahabat IBU HAMIL DAN MENYUSUI, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dampak warna terhadap emosi anak, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel anak-anak, Artikel balita, Artikel bayi, Artikel biru, Artikel bunda, Artikel colour, Artikel dampak warna terhadap emosi anak, Artikel hijau, Artikel ibu, Artikel kuning, Artikel mainan, Artikel mengenal warna, Artikel merah, Artikel pelangi, Artikel tidur, Artikel warna, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dampak warna terhadap emosi anak
link : Dampak warna terhadap emosi anak

Baca juga


Dampak warna terhadap emosi anak

Dampak warna terhadap emosi anak


Colours of The Soul

Kita dapat mengenal emosi anak melalui warna ketika ia sedang menggambar atau mewarnai. Warna dapat berfungsi untuk memberikan vibrasi tertentu dalam sebuah desain. Warna juga dapat memberikan efek psikologis kepada orang yang melihatnya.

Ahli psikologis mengatakan ada 4 warna primer yaitu: merah, hijau, kuning dan biru. Warna bisa menunjukkan karakter atau sifat  yang berbeda.

Beberapa penelitian membuktikan, anak balita yang memilih warna terang seperti merah, merah muda dan biru sebagai warna favouritnya, mengidentifikasinya sebagai warna yang membangunkan rasa senang dan semangat. Sedangkan  yang memilih warna bernuansa gelap seperti hitam,coklat, biru tua dan abu-abu mengidentifikasi warna favoritnya dengan perasaan sedih, depresi dan murung.

Yuks kita kenalin satu persatu warna yang berpengaruh terhadap suasana hati balita kita
MERAH

Merah adalah warna pertama yang dapat dilihat anak, setelah dia mampu membedakan warna hitam dan putih. Merah memberikan nuansa hangat, semangat dan kekuatan, pemberi peringatan bila terjadi bahaya dan menarik perhatian.

Warna merah memang memiliki efek merangsang sirkulasi darah yang membuat otak menjadi akitf. Anak yang tidur dikamar yang dominan warna merah akan semangat untuk beraktivitas.

Kenalkan warna merah anak melalui: mainan, buah-buahan dan peraturan lalu lintas. Kita dapat juga mengenalkan anak kita lampu lalu lintas warna merah berarti berhenti...

KUNING
Kuning memberikan efek psikologis berupa keceriaan, kegembiraan dan kebahagiaan. kuning merupakan warna paling terang bagi mata manusia, termasuk warna yang mencolok sehinggga dapat dikenali dengan mudah.

Anak yang tidur dikamar dengan nuansa kuning akan lebih sering terbangun dan menangis ditengah malam sebabnya 
warna kuning yang ditangkap mata akan memicu otak untuk memberi perintah kepada tubuh, meningkatkan kecepatan metabolisme didalam tubuh serta sistem saraf.

Kenalkan warna kuning melalui daun daun yang sudah menguning, sayur dan buah-buahan berwana kuning (labu, jagung, jeruk dan pisang) serta mainan.

HIJAU

Warna hijau memberi kesan segar, sejuk,tenang, aman, subur dan kesembuhan. Warna hijau diibaratkan seperti alam dimana terdapat pada daun dan rerumputan.

Anak yang tidur dengan nuansa warna hijau akan tidur nyenyak dan membuat tubuh lebih segar keesokan harinya. Hijau juga memberikan efek relaksasi dalam metabolisme tubuh sehingga proses perbaikan sel dan peningkatan sistem kekebalan tubuh menjadi lebih cepat.

Kenalkan warna hijau melalui pemandangan alam seperti rumput, pohon, daun, sayuran dan buah-buahan, mainan serta pakaian.

BIRU

Warna biru memberi ketenangan, kemapanan, dingin, kebijaksanaan , kepercayaan, kekuatan didalam diri dan meningkatkan intuisi.

Anak yang tidur dikamar warna biru akan lebih tenang, sebab otak menangkap warna biru sebagai rangsang otak untuk memberi perintah kepada tubuh yang meberikan efek menenangkan.

Kenalkan anak melalui mainan, pemandangan alam seperti langit dan laut, balok mainan, lego.



Demikianlah Artikel Dampak warna terhadap emosi anak

Sekian Informasi Seputar Ibu Hamil Dan Menyusui Dampak warna terhadap emosi anak, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan Informasi Seputar Ibu Hamil Dan Menyusui.

Anda sedang membaca artikel Dampak warna terhadap emosi anak dan artikel ini url permalinknya adalah https://faktaibumenyusui.blogspot.com/2017/11/dampak-warna-terhadap-emosi-anak.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Diet yang Sehat & Benar (Serta Hindari Kesalahan Diet)

Umumnya orang tentunya sangat ingin punya berat badan ideal, sehingga tampilan bentuk tubuh pun menjadi ideal juga. Diet memang menjadi cara efektif untuk menurunkan berat badan, hanya saja jangan salah dalam melakukan diet. Menu Sarapan Sehat Orang Barat | Photo credit:  Pexels.com Kesalahan Diet yang Umum Terjadi Adalah Melewatkan Sarapan Kesalahan diet adalah melewatkan makanan utama, terutama sarapan. Tidak sarapan pagi merupakan kesalahan besar. Tidak sarapan membuat Anda akan merasa sangat lapar pada siang hari, sehingga Anda akan cenderung makan berlebihan pada siang hari. Makanan Ringan yang Sehat Mengonsumsi makanan ringan dapat mencegah Anda dari “makan besar” yang berlebihan atau terlalu sering. Konsumsi makanan ringan akan mengganjal perut Anda dari rasa lapar sehingga Anda tidak lagi menginginkan makan besar. Hal ini sangat bagus karena makanan yang masuk ke dalam tubuh bisa dibatasi dengan baik. Namun, hati-hati dalam mengonsumsi makanan ringan An...

Cara Yang Benar Menghadapi & Menasehati Anak Yang Keras Kepala

Sebuah menjadi ketentuan bahwa semua orang tua harus bersiap-siap untuk bersabar dalam mendidik anak-anaknya. Kondisi anak yang melakukan berbagai hal, termasuk hal-hal yang kurang menyenangkan bagi orang tuanya, merupakan sebuah menjadi fase yang otomatis akan dilewati, ini sebuah proses perkembangan  kejiwaan anak. Pada fase ini, anak sudah mulai untuk ingin merasakan ‘kemerdekaan’ agar dirinya tidak boleh diatur-atur, kondisi anak juga bertingkat-tingkat. Adapun beberapa hal yang memicu sifat jelek pada anak, yang paling mendominasi karena kesalahan dari orang tua itu sendiri. Contohnya ketika suami-istri bertengkar di depan anaknya, maka hal ini akan berdampak sangat buruk bagi kejiwaan sang anak. Hal ini adalah sebuah kesalahan besar dari orang tua. Kesalahan orangtua lainnya yaitu tidak mau (ataupun tidak mampu) memberikan pemahaman dan komunikasi yang baik pada anak. Seperti ketika anak meminta sesuatu yang tidak baik, maka orang tua harus menolaknya, orang tua haru...

27 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil (Serta Tips Pentingnya)

Mengonsumsi makanan sehat bagi Ibu hamil sangat penting untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin di dalam kandungan. Ibu hamil harus benar-benar memperhatikan makanan sehatnya, terutama pada usia kehamilan trimester pertama. Sehingga menghindari keguguran ataupun bayi lahir kurang gizi. Gangguan yang umum muncul pada trimester pertama yaitu mual, muntah, dan menurunnya nafsu makan. Memang Ibu hamil harus memenuhi asupan makanan yang sehat (terutama dalam masa hamil muda). Namun jangan salah kaprah, menganggap bahwa memenuhi asupan berarti makan lebih banyak. Yang benar adalah meningkatkan kualitas gizi makanan yang dikonsumsi. Ibu hamil harus meningkatkan kualitas gizi makanan, bukannya makan berlebihan. Beberapa nutrisi penting bagi ibu hamil yaitu asam folat, vitamin B6, kalsium, zat besi, magnesium, omega 3 dan protein. Kandungan-kandungan tersebut sangat penting untuk kesehatan ibu hamil dan juga calon bayi. Pola makan yang buruk dan kenaikan berat badan yang be...